Rarangken

Rarangken adalah tanda baca tambahan (diakritik) dalam aksara Sunda yang digunakan untuk mengubah atau menambahkan bunyi pada aksara dasar (ngalagena). Fungsinya mirip dengan huruf vokal atau tanda bunyi tambahan dalam alfabet Latin.

Ka
→
ᮊ
→
Ki
→
ᮊᮤ
(Panghulu) Merubah suara /a/ menjadi /i/
Ka
→
ᮊ
→
ké
→
ᮊᮦ
(Panéléng) Merubah suara /a/ pada aksara ngalagena menjadi /é/
Ka
→
ᮊ
→
kang
→
ᮊᮀ
(Panyecek) Menambahkan suara /ng/ pada akhir kata dari aksara ngalagena
Ka
→
ᮊ
→
Ko
→
ᮊᮧ
(Panolong) Merubah suara /a/ pada aksara ngalagena menjadi /o/
Ka
→
ᮊ
→
K
→
ᮊ᮪
(Pamaeh) Menghilangkan suara /a/ dari aksara ngalagena
Ka
→
ᮊ
→
Kya
→
ᮊᮡ
(Pamingkal) Menambahkan suara /y/ di tengah aksara ngalagena
Ka
→
ᮊ
→
Kah
→
ᮊᮂ
(Pangwisad) Menambahkan suara /h/ pada akhir kata dari aksara ngalagena
Ka
→
ᮊ
→
Kar
→
ᮊᮁ
(Panglayar) Menambahkan suara suara /r/ pada akhir kata dari aksara ngalagena
Ka
→
ᮊ
→
Ke
→
ᮊᮨ
(Pamepet) Merubah suara /a/ pada aksara ngalagena menjadi /e/
Ka
→
ᮊ
→
Keu
→
ᮊᮩ
(Paneuleung) Merubah suara /a/ pada aksara ngalagena menjadi /eu/
Ka
→
ᮊ
→
Ku
→
ᮊᮥ
(Panyuku) Merubah suara /a/ pada aksara ngalagena menjadi /u/ /
Ka
→
ᮊ
→
Kla
→
ᮊᮣ
(Panyiku) Menambahkan /l/ pada tengah aksara ngalagena
Ka
→
ᮊ
→
Kra
→
ᮊᮣ
(Panyakra) Menambahkan /r/ pada tengah aksara ngalagena